PBN MURAH

Amerika Serikat( AS) mengisyaratkan mungkin tingkatkan pengerahan senjata nuklir strategis dalam sebagian tahun ke depan, buat mencegah ancaman Rusia, Cina serta negara- negara musuh yang lain yang terus menjadi bertambah.

seseorang pejabat besar pada Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, Pranay Vaddi, mengantarkan perihal tersebut dikala berpidato di hadapan Asosiasi Pengendalian Senjata pada Jumat( 7/ 6) waktu setempat.

Dalam pidatonya, Vaddi menguraikan” pendekatan yang lebih kompetitif” terhadap pengendalian senjata dari pemerintahan Presiden Joe Biden. Pidato Vaddi menarangkan soal pergantian kebijakan yang bertujuan memencet Moskow serta Beijing supaya menarik penolakan terhadap seruan Washington buat negosiasi pembatasan persenjataan.

Bila tidak terdapat pergantian dalam persenjataan musuh, kita bisa jadi hendak menggapai sesuatu titik dalam sebagian tahun mendatang di mana dibutuhkan kenaikan jumlah persenjataan yang dikerahkan dikala ini. Kita wajib seluruhnya siap buat melaksanakannya, bila presiden mengambil keputusan tersebut, cetusnya.

Bila hari itu datang, hingga hendak terdapat tekad kalau dibutuhkan lebih banyak senjata nuklir buat mencegah musuh- musuh kita serta melindungi rakyat Amerika, dan sekutu- sekutu serta mitra kita, ucap Vaddi dalam pidatonya.

AS dikala ini mempraktikkan batas 1. 550 hulu ledakan nuklir strategis yang diresmikan dalam perjanjian New START dengan Rusia, walaupun Moskow” menangguhkan” partisipasinya tahun kemudian sebab sokongan Washington terhadap Ukraina. Langkah Rusia itu dikira” tidak legal secara hukum” oleh AS.

Pidato Vaddi di informasikan setahun sehabis penasihat keamanan nasional Gedung Putih, Jake Sullivan, berkata kepada Asosiasi Pengendalian Senjata kalau tidak dibutuhkan kenaikan pengerahan senjata nuklir strategis AS buat melawan persenjataan Rusia serta Cina, serta menawarkan pembicaraan” tanpa ketentuan”.

Pada Rabu( 5/ 6) waktu setempat, Presiden Rusia Vladimir Putin berkata dirinya dapat mengerahkan rudal konvensional yang dapat menjangkau AS serta sekutu- sekutu Eropanya bila mereka mengizinkan Ukraina melanda lebih dalam ke daerah Rusia dengan senjata jarak jauh pasokan Barat.

Statment sedikit lunak di informasikan Putin pada Jumat( 7/ 6) waktu setempat, di mana ia berkata Rusia tidak butuh memakai senjata nuklir buat mengamankan kemenangan dalam pertempuran di Ukraina.

Vaddi, dalam pernyataannya, menegaskan pemerintah AS senantiasa berkomitmen terhadap rezim pengendalian senjata internasional serta non- proliferasi yang dirancang buat menghalangi penyebaran senjata nuklir.

Tetapi ia pula berkata kalau Rusia, Cina serta Korea Utara( Korut)” seluruhnya memperluas serta mendiversifikasi persenjataan nuklir mereka dengan laju kecepatan yang sangat besar, menampilkan sedikit ataupun apalagi tidak terdapat atensi terhadap pengendalian senjata”.

Ketiga negeri tersebut serta Iran, sebut Vaddi,” terus menjadi banyak bekerja sama serta berkoordinasi satu sama lain dalam cara- cara yang berlawanan dengan perdamaian serta stabilitas, mengecam Amerika Serikat, sekutu serta mitra kita, dan memperparah ketegangan di kawasan”.

Lebih lanjut, Vaddi menyebut Rusia, Cina, Iran serta Korut silih berbagi teknologi rudal serta drone yang mutahir. Ia menyinggung pemakaian drone- drone buatan Iran, dan artileri serta rudal Korut, oleh pasukan Rusia dalam serbuan di Ukraina, pula terdapatnya sokongan Beijing terhadap industri pertahanan Moskow.

Vaddi menegaskan bila musuh- musuh AS terus menjadi tingkatkan ketergantungan pada senjata nuklir, hingga” kita tidak mempunyai opsi tidak hanya membiasakan bentuk badan serta keahlian kita buat mempertahankan penangkalan serta stabilitas”.

Ia berkata kalau pemerintah Washington mengambil” langkah- langkah bijaksana” buat menggapai tujuan tersebut, tercantum memodernisasi persenjataan.

Tetapi pada dikala yang sama, tegas Vaddi, pemerintah AS berkomitmen buat menghentikan penyebaran senjata nuklir, tercantum menguatkan Perjanjian Non- Proliferasi, yang ialah landasan rezim pengendalian senjata global.

Share.

Comments are closed.

slot slot slot slot slot