PBN MURAH

KPK memanggil Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto selaku saksi permasalahan dugaan suap terpaut pergantian antarwaktu( PAW) anggota DPR 2019- 2024 dengan terdakwa Harun Masiku. Terdapat beberapa perihal baru terpaut permasalahan Harun Masiku yang sampai saat ini masih diburu KPK.

Selaku data, permasalahan yang menjerat Harun Masiku ini berawal dari pembedahan tangkap tangan( OTT) yang dicoba KPK terpaut suap buat PAW Anggota DPR 2019- 2024. KPK setelah itu menetapkan beberapa terdakwa dalam permasalahan ini, tercantum mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan serta Harun Masiku.

Wahyu Setiawan sudah diadili serta dinyatakan bersalah menerima suap. Wahyu dinyatakan menerima suap SGD 19 ribu serta SGD 38. 350 ataupun setara Rp 600 juta bersama Agustiani Tio Fridelina. Suap itu diberikan melalui seseorang bernama Saeful Bahri supaya Wahyu bisa mengupayakan KPU menyetujui permohonan PAN anggota DPR RI Dapil Sumatera Selatan I kepada Harun Masiku.

Wahyu dijatuhi hukuman 7 tahun penjara pada tahun 2020 serta telah leluasa bersyarat semenjak tahun 2023. Tetapi, Harun Masiku masih jadi buron sepanjang kurang lebih 4 tahun.

Terkini, KPK kembali mengecek beberapa saksi buat menguak keberadaan Harun Masiku. Saksi- saksi yang ditilik itu yakni pengacara bernama Simon Petrus, dan 2 mahasiswa bernama Hugo Ganda serta Melita De Grave.

” Data yang didalami lebih jauh nyaris seluruhnya sama terpaut data yang KPK terima menimpa keberadaan Harun Masiku yang diprediksi terdapat pihak yang mengamankan begitu ya,” kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa( 4/ 6/ 2024).

Saksi- saksi Berkerabat

KPK berkata mahasiswa serta pengacara itu mempunyai ikatan kekerabatan. Tetapi, Ali tidak menarangkan perinci apa kaitan mereka dengan Harun.

” Kemarin ditilik betul terdapat pengacara setelah itu mahasiswa, itu ketiganya memanglah terdapat ikatan kekerabatan,” ucap Ali.

Panggil Hasto

Ali berkata penyidik pula memanggil kembali Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto buat ditilik selaku saksi pada Senin( 10/ 6/ 2024). Hasto lebih dahulu sempat ditilik selaku saksi pada tahun 2020.

” Yang bersangkutan dipanggil selaku saksi buat muncul di gedung Merah Putih pada Senin, 10 Juni 2024,” kata Ali.

” Dipanggil buat masalah Terdakwa Hektometer( Harun Masiku),” sambung Ali.

Share.

Comments are closed.

slot slot slot slot slot