PBN MURAH

Lapak penjualan hewan kurban di Jakarta Timur( Jaktim) tidak hanya menjual kambing serta sapi. Lapak hewan kurban itu pula jadi ruang magang buat belajar menjaga( grooming) kambing serta sapi.

Raldo( 20) belajar langsung metode menjaga hewan kurban dari bapaknya, Eswandi( 55), yang menjual kambing serta sapi di kawasan Jalan Otto Iskandardinata, Jaktim. Keahlian menjaga hewan kurban didapatkannya dengan sering mendampingi bapak yang menjual kambing serta sapi.

” Ngerawat hewan tuh dapat sebab terbiasa,” kata Raldo di lapak dagang hewan kurban, Senin( 10/ 6/ 2024).

Raldo sudah diajarkan metode menjaga sapi serta kambing sedari kecil oleh owner peternakan hewan kurban, Eswandi.

” Aku diajarin sama ayah udah dari kelas 1 SMP, metode menjaga hewan- hewan ternaknya” ucapnya.

Raldo menyebut tidak terdapat perlakuan spesial yang dibutuhkan buat menjaga hewan kurban. Baginya, lumayan dengan pendekatan yang baik, hingga hewan tersebut hendak terpelihara.

” Jika yang khusus- khusus tidak terdapat. Tetapi lebih ke pendekatannya terhadap hewan itu. Jika misal ia lagi engga ingin makan, dikasih air panas. Seperti gitunya kita wajib mengerti,” kata Raldo.

Raldo mengajak sebagian sahabat sebayanya buat turut menolong melindungi peternakan. Mulanya, Raldo mengajak sahabat buat menolong menjaga hewan ternak sebab orang tuanya lagi kesusahan buat menyewa pekerja.

Dahulu awal mulanya cocok aku masih sekolah itu, orang tua lagi kesusahan buat sewa pekerja. Jadinya aku ajak sahabat waktu itu 2 orang buat bantu jaga, ucapnya.

” Lama kelamaan terdapat aja kanak- kanak mari yang sore main ke mari, lihat- lihat nangkring, ujungnya turut bantu pula,” sambungnya.

Tidak terdapat pengajaran spesial yang diberikan pada sahabat Raldo. Orang tua Raldo cuma berikan pengawasan serta arahan terhadap apa yang wajib mereka jalani.

” Jika diajarin, sangat cuman sedikit ya seperti makannya wajib apa, terus tadi jika kambingnya diem wajib gimana. Tetapi umumnya pada dapat sebab liat. Dari ayah pula terdapat di mari terus kan,” jelasnya.

” Jadi saat ini udah tiap menjelang kurban, terdapat aja tentu yang seumuran aku turut bantu- bantu dari kampung mari,” sambungnya

Tempat ternak kurban ini pula tidak tidak sering dikunjungi anak kecil yang mau melihat- lihat.

” Tiap sore kanak- kanak kecil pada ke mari, liat. Masih pake pakaian sekolah kadangkala,” kata Raldo.

Eswandi, bapak Raldo, sudah menyewa 4 pekerja buat menjaga hewan ternaknya.

” Saat ini terdapat 4 ini pegawai. Tiba buat bantu- bantu,” kata Eswandi.

Seluruh sapi serta kambing yang disediakan Eswandi berasal dari kampung tamannya Wonosari, Yogyakarta. Bagi Eswandi, hewan ternak dari Wonosari mempunyai mutu terbaik.

” Ini seluruh aku datangkan dari Wonosari. Jadi telah 9 tahun ini ya bolak- balik Wonosari- Jakarta buat mendatangkan hewan kurban,” ucapnya.

” Tidak ketahui ya tetapi aku rasa para pembeli lebih suka kambing serta sapi yang dari Wonosari. Bisa jadi sebab dari kualitasnya yang lebih baik daripada ternakan lain,” sambungnya.

Share.

Comments are closed.

slot slot slot slot slot