PBN MURAH

Turki serta Amerika Serikat( AS) sudah menandatangani kontrak pembelian puluhan jet tempur F- 16. Penandatanganan dicoba sehabis Washington kesimpulannya menyetujui konvensi senilai US$ 23 miliyar( Rp 377 triliun), menyusul perundingan panjang yang berlangsung sepanjang berbulan- bulan.

Semacam dikutip AFP, Jumat( 14/ 6/ 2024), penandatanganan kontrak pembelian jet tempur F- 16 buatan AS ini diungkapkan oleh beberapa sumber pada Departemen Pertahanan Turki pada Kamis( 13/ 6) waktu setempat.

” Kontrak sudah ditandatangani serta delegasi dari kedua pihak lagi merundingkan rinciannya,” ucap sumber- sumber di Departemen Pertahanan Turki itu.

Bersumber pada konvensi itu, Turki hendak memperoleh 40 unit baru jet tempur F- 16 serta memperoleh upgrade ataupun pembaruan buat 79 unit jet F- 16 yang telah dipunyai oleh militer Turki.

Minggu kemudian, Kementerian Luar Negara AS menyanjung” langkah maju yang besar” dalam pembelian jet tempur F- 16 baru oleh Turki, serta menyebutnya selaku” F- 16 sangat mutahir yang sempat ada cuma buat sekutu serta mitra terdekat”.

Cuma contoh terkini dari komitmen abadi AS terhadap kemitraan keamanan dengan Turki,” sebut Kementerian Luar Negara AS dalam statment via media sosial.

Sebagaimana diharuskan oleh undang- undang, Kementerian Luar Negara AS sudah berikan ketahui Kongres soal perjanjian dengan Turki itu pada Januari kemudian, pula soal penjualan terpisah 40 unit jet siluman F- 35 kepada Yunani senilai US$ 8, 6 miliyar.

Saat sebelum kesimpulannya ditandatangani, AS tidak membagikan lampu hijau buat transaksi tersebut sampai instrumen ratifikasi Turki atas keanggotaan baru Swedia dalam aliansi Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik( NATO) datang di Washington.

Parlemen Turki meratifikasi keanggotaan Swedia dalam NATO pada Januari kemudian sehabis lebih dari setahun penundaan, yang membuat kecewa negara- negara Barat yang menginginkan persatuan dalam mengalami perang Rusia melawan Ukraina.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan hendak mendatangi pertemuan puncak para pemimpin NATO di Washington bulan depan.

Erdogan dijadwalkan hendak melaksanakan pembicaraan dengan Presiden AS Joe Biden bulan kemudian, tetapi pertemuan yang sepatutnya jadi yang awal di antara keduanya di Gedung Putih wajib ditunda sebab permasalahan penjadwalan.

Share.

Comments are closed.

slot slot slot slot slot