PBN MURAH

Wisatawan Pakistan bernama samaran OF( 32) ditangkap polisi sebab memesan santapan secara online, tetapi membayar dengan fakta transfer fiktif. OF melaksanakan penipuan di restoran yang sama sebanyak 38 kali!

Polisi telah menangkap OF di penginapannya di Canggu, Kuta Utara, Badung, Jumat( 7/ 6/ 2024). Ia melaksanakan aksi penipuan dengan transfer fiktif itu semenjak April 2024.

“( OF) telah kami tahan serta proses pemberkasan. Motifnya ekonomi,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Mengwi Iptu Komang Juniawan, dikutip detikBali, Rabu( 12/ 6/ 2024)

OF memesan santapan dengan fakta transfer fiktif 38 kali semenjak April 2024. Ulahnya itu membuat suatu restoran di Pererenan, Mengwi, Bali, rugi Rp 29 juta.

Tindakan Penangkapan oleh Otoritas

Otoritas setempat telah mengambil tindakan tegas terhadap pelaku penipuan ini. Dengan total kasus sebanyak itu, tindakan penangkapan menjadi langkah yang diperlukan untuk menghentikan kegiatan penipuan yang merugikan.

Transfer Fiktif Sebagai Alat Penipuan

Penggunaan transfer fiktif sebagai alat penipuan menunjukkan tingkat kecanggihan modus operandi yang digunakan oleh pelaku. Hal ini menunjukkan perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap transaksi keuangan untuk mencegah praktik penipuan semacam ini di masa mendatang.

Dampak Terhadap Bisnis Restoran

Tidak hanya merugikan secara finansial, tindakan penipuan seperti ini juga dapat merusak reputasi bisnis restoran. Hal ini menekankan pentingnya keamanan transaksi dan pelaporan yang baik dalam menjalankan usaha.

Tidak cuma mencantumkan fakta bayar harga santapan, OF pula mencantumkan kelebihan nominal buat jasa antar santapan online. Ia mengenakan nama palsu di fakta tersebut buat menyembunyikan identitasnya.

Fakta transfer dengan pengiriman atas nama Vikas ke rekening industri. Tetapi, sehabis dicek, nyatanya tidak terdapat duit sama sekali yang masuk, ungkap Iptu Komang Juniawan.

Sehabis melaksanakan serangkaian penyelidikan, OF kesimpulannya ditangkap polisi di daerah Canggu, Kuta Utara, Badung. OF mengakui telah memesan santapan dengan fakta pembayaran palsu supaya meyakinkan pihak restoran.

” Jumlah pesanan 38 kali dengan fakta transfer yang pelakon kirimkan ke restoran 32 kali. Santapan dikonsumsinya sendiri,” ungkap Juniawan.

Share.

Comments are closed.

slot slot slot slot slot